Nih sambungan posting yang semalam
Jenis-jenis Server
1.
SSH Server
SSH (Secure Shell) adalah suatu
aplikasi network yang digunakan untuk meremot server atau eksekusi program. SSH
(Secure Shell) adalah aplikasi yang menggunakan enkripsi berbeda dengan
aplikasi lain misalnya Telnet atau rlogin. Sebab itulah SSH (Secure Shell)
dapat memberi keamanan yang lebih daripada Telnet atau rlogin. Banyak orang
menggunakan Telnet sebagai aplikasi jaringan mereka. Sebenarnya hal tersebut
kurang begitu aman sebab dalam proses mengirim atau menerima data memungkinkan
sesion kita terlihat dalam bentuk text. Sehingga orang yang jahil yang masuk ke
network kita dapat mengetahui username, password, atau perintah-perintah yang
kita baca.
2.
DNS Server
DNS (Domain Name System) adalah
sebuah aplikasi service di internet yang menerjemahkan sebuah domain name ke IP
address dan salah satu jenis system yang melayani permintaan pemetaan IP
address ke FQPN (Fany Qualified Domain Name) dan dari FQDN ke IP address. DNS
biasanya digunakan pada aplikasi yang berhubungan ke internet sererti Web
Browser atau e-mail, Dimana DNS membantu memetakan host name sebuah computer ke
IP address. Selain digunakan di internet DNS juga dapat di implementasikan ke
private network atau internet.
3.
WEB Server
Web Server adalah sebuah perangkat
lunak server yang berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang
dikenal dengan web browser dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk
halaman-halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML. Salah satu server web
yang terkenal di linux adalah Apache. Apache merupakan server web antar
platform yang dapat berjalan dibeberapa platform seperti linux dan windows. Web
Server juga merupakan sebuah komputer yang menyediakan layanan untuk internet.
Server disebut juga dengan host. Agar anda dapat memasukkan web yang anda rancang
ke dalam internet, maka anda harus memiliki ruangan terlebih dahulu dalam
internet, dan ruangan ini disediakan oleh server. Linux merupakan OS yang
stabil dan banyak digunakan untuk keperluan Web Server. teknologi yang banyak
digunakan dalam membangun Web Server adalah LAMP (lynx, apache, mysql, dan
php).
4.
DHCP Server
DHCP (Dynamic Host Configuration
Protocol) adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai
untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Sebuah jaringan
lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada semua
komputer secara manual. Jika DHCP dipasang di jaringan lokal, maka semua
komputer yang tersambung di jaringan akan mendapatkan alamt ip secara otomatis
dari server DHCP. Selain alamat IP, banyak parameter jaringan yang dapat
diberikan oleh DHCP, seperti default gateway dan DNS server.
5.
Mail Server
Mail server adalah Perangkat lunak
program yang mendistribusikan file atau informasi sebagai respons atas
permintaan yang dikirim via email, juga digunakan pada bitnet untuk menyediakan
layanan serupa FTP.
6.
Proxy Server
Proxy server adalah teknik standar
utuk akses internet secara bersama-sama oleh beberapa komputer sekaligus dalam
sebuah local area network (LAN) melalui sebuah modem atau sebuah salauran
komunikasi. Secara sederhana proxy adalah seseorang atau lembaga yang bertindak
atas nama dari orang lain/lembaga/negara lain. Proxy server bekerja dengan
menjembatani komputer ke Internet. Program Internet seperti browser, download
manager dan lain-lain berhubungan dengan proxy server, dan proxy server
tersebut yang akan berkomunikasi dengan server lain di Internet. Namun, proxy
juga digunakan untuk block/membendung alamat web tertentu, agar client tidak
bebas mengakses alamat web yang telah ditentukan. Semacam ini yang digunakan
proxy dengan program aplikasi squid.
Secara umum proxy mempunyai manfaat
seperti meningkatkan kinerja jaringan dan filter permintaan. Karena manfaatnya
sangat besar, kebanyakan jaringan privat menggunakan server proxy untuk koneksi
internet.
Salah satu perangkat lunak yang dapat
digunakan sebagai server proxy adalah squid. Program squid ini mempunyai
kemampuan untuk berlaku sebagai cache maupun sebagai filter. Dalam menjalankan
fungsinya sebagai proxy, squid biasanya dikombinasikan dengan iptables. Dalam
hal ini iptables digunakan untuk mengarahkan computer client untuk menggunakan
server proxy dalam berhubungan dengan jaringan internet.
Dalam mengkonfigurasikan Proxy Server
terdapat hal-hal yang perlu diperhatikan, yaitu program squid yang telah
terinstall pada computer server.
7.
Samba Server
Dalam membangun jaringan kombinasi
sistem operasi windows dengan linux, Samba merupakan layanan yang paling
populer. Pada umumnya Samba digunakan untuk membangun suatu jaringan di mana
komputer-komputer yang menjadi anggota jaringan tersebut digunakan untuk
berbagi pakai (sharing) berbagai sumber daya yang dimilikinya, misal media
penyimpanan data dan printer. Pada dasarnya Samba diciptakan untuk menjembatani
protokol yang berbeda anta Linux dengan Windows ketika membangun sebuah
jaringan. Kebanyakan sistem operasi berbasis UNIX, termasuk Linux, menggunakan
protokol TCP/IP dalam membangun jaringan. Windows sendiri juga mendukung
penggunaan protokol TCP/IP. Namun dalam membangun jaringan sesama Windows untuk
keperluan sharing data atau printer, Windows menggunakan protokol lain yang
disebut Server Message Block atau disingkat SMB. Dengan pola pikir sharing
perangkat menggunakan protokol SMB tersebut, Andrew Tridgel menciptakan Samba.
Samba memungkinkan pengguna sistem operasi UNIX/Linux melakukan sharing media
penyimpanan data dan printer dengan Windows.
8.
FTP Server
FTP (File Transfer Protokol) adalah
suatu protokol yang berfungsi untuk tukar-menukar file dalam suatu network yang
mensupport TCP/IP protokol. Dua hal penting yang ada dalam FTP adalah FTP
server dan FTP Client. FTP server menjalankan software yang digunakan untuk
tukar menukar file, yang selalu siap memberian layanan FTP apabila mendapat
request dari FTP client. FTP client adalah komputer yang merequest koneksi ke
FTP server untuk tujuan tukar menukar file (mengupload atau mendownload file).
Tujuan FTP server adalah sebagai berikut : 1. Untuk men-sharing data. 2. Untuk
menyediakan indirect atau implicit remote computer. 3. Untuk menyediakan
teempat penyimpanan bagi user. 4. Untuk menyediakan transfer data yang reliable
dan efisien. FTP sebenarnya cara yang tidak aman untuk mentransfer file karena
file tersebut ditransfer tanpa melalui enkripsi terlebih dahulu tetapi melalui
clear text. Mode text yang dipakai untuk transfer data adalah format ASCII atau
format Binary. Secara default, ftp menggunakan mode ASCII untuk transfer data.
Karena pengirimannya tanpa enkripsi, maka username, password, data yang
ditransfer, maupun perintah yang dikirim dapat di sniffing oleh orang dengan
menggunakan protocol analyzer (Sniffer). Solusi yang digunakan adalah dengan
menggunakan SFTP (SSH FTP) yaitu FTP yang berbasis pada SSH atau menggunakan
FTPS (FTP over SSL) sehingga data yang dikirim terlebih dahulu dienkripsi
(dikodekan).
FTP biasanya menggunakan dua buah
port yaitu port 20 dan 21 dan berjalan exclusively melalui TCP. FTP server
Listen pada port 21 untuk incoming connection dari FTP client. Biasanya port 21
untuk command port dan port 20 untuk data port. Pada FTP server, terdapat 2
mode koneksi yaitu aktif mode dan pasif mode.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar